You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Ngaban
Ngaban

Kec. Tanggulangin, Kab. Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur

PROFIL DESA NGABAN TANGGULANGIN

Operator 11 November 2025 Dibaca 172 Kali
PROFIL DESA NGABAN TANGGULANGIN

PROFIL DESA NGABAN

Baru Dibuka Wisata Air di Desa Ngaban Tanggulangin Sidoarjo Ramai Dikunjungi Warga - SURYAKABAR.com
 
 
 

1. Gambaran Umum Desa

Desa Ngaban merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Desa ini memiliki karakteristik wilayah permukiman yang berkembang dengan aktivitas perdagangan dan jasa sebagai salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat. Keberadaan Pasar Ngaban serta lokasinya yang dekat dengan jalur transportasi utama menjadikan desa ini memiliki peran penting dalam kegiatan ekonomi masyarakat setempat maupun warga dari desa-desa di sekitarnya.

Berdasarkan makalah yang menjadi sumber utama penyusunan profil ini, Desa Ngaban secara historis dikenal sebagai kawasan perdagangan dengan masyarakat yang banyak menggantungkan mata pencaharian pada usaha mandiri, seperti toko kelontong, penjualan makanan matang, serta perdagangan buah dan sayuran. Selain itu, masyarakat juga bekerja di sektor swasta, pertukangan, pertanian, dan pekerjaan lainnya.

Perkembangan wilayah Desa Ngaban turut dipengaruhi oleh kemudahan akses transportasi dan perubahan pola kegiatan ekonomi masyarakat. Dalam makalah tersebut dijelaskan bahwa keberadaan jalur alternatif pascabencana Lumpur Lapindo turut meningkatkan posisi strategis wilayah ini. Perkembangan usaha ritel modern kemudian menjadi salah satu tantangan bagi pedagang kecil setempat dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya.

Dengan karakteristik tersebut, Desa Ngaban memiliki potensi untuk terus mengembangkan perekonomian lokal melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan lingkungan permukiman yang tertata dan berkelanjutan.

Sumber dasar: Bab I, Desa Ngaban dan Masyarakatnya, khususnya bagian latar belakang dan letak geografi. Data sosial-ekonomi dalam makalah merujuk pada kondisi sekitar 2015, sehingga tidak otomatis mencerminkan kondisi saat ini.

2. Letak Geografis dan Luas Wilayah

Desa Ngaban berada di bagian selatan Kabupaten Sidoarjo dan termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Tanggulangin. Kondisi topografinya relatif datar, dengan kawasan permukiman, lahan pertanian, jalan desa, serta saluran air yang menunjang aktivitas masyarakat.

Makalah yang diunggah menyebutkan luas wilayah sebesar 166,410 hektare. Namun, angka tersebut berbeda dengan sumber lain. Data Kecamatan Tanggulangin Dalam Angka 2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat luas Desa Ngaban sebesar 0,88 km² atau sekitar 88 hektare. Sementara itu, Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) Tahun 2021 yang tersedia secara daring mencantumkan luas 81,897 hektare.

Untuk penyusunan profil resmi, angka luas wilayah sebaiknya dikonfirmasi kepada Pemerintah Desa Ngaban berdasarkan data administrasi dan peta batas desa yang berlaku.

3. Batas-Batas Wilayah Desa Ngaban

Berdasarkan bagian gambaran umum geografis dalam LPPD Desa Ngaban Tahun 2021, batas-batas wilayah desa dicantumkan sebagai berikut.

 

Arah

Batas wilayah

Utara

Sungai Baghepuk dan Desa Sumorame, Kecamatan Candi

Timur

Saluran Sungai Tersier dan Desa Putat

Selatan

Sungai Gedangrowo dan Desa Kalitengah

Barat

Jalur rel kereta api dan Desa Boro

Batas-batas tersebut merupakan data yang tercantum dalam dokumen tahun 2021, sehingga perlu dicocokkan kembali dengan peta administrasi desa terkini sebelum digunakan dalam dokumen resmi, publikasi pemerintahan, atau peta profil desa.

4. Kondisi Topografi, Hidrologi, dan Aksesibilitas

Wilayah Desa Ngaban didominasi oleh dataran dengan sebagian kawasan pertanian dan permukiman. Makalah menjelaskan adanya aliran sungai yang melintasi wilayah desa dan dimanfaatkan untuk mendukung irigasi persawahan serta mengalirkan air hujan.

Letak desa yang berdekatan dengan jalur transportasi utama Surabaya–Malang menjadi salah satu faktor pendukung mobilitas penduduk dan kegiatan perdagangan. Kedekatan dengan pusat kegiatan Kecamatan Tanggulangin juga memudahkan akses masyarakat terhadap layanan pemerintahan dan kegiatan ekonomi.

Dalam LPPD Tahun 2021, jarak Desa Ngaban ke ibu kota Kecamatan Tanggulangin disebut sekitar 2,5 kilometer, sedangkan jarak ke ibu kota Kabupaten Sidoarjo sekitar 15 kilometer. Angka tersebut merupakan data historis dan bukan pengukuran jarak perjalanan terkini.

 

5. Kondisi Demografi dan Kependudukan

Makalah yang diunggah mencatat bahwa Desa Ngaban pada sekitar 2015 memiliki kurang lebih 1.270 kepala keluarga dengan jumlah penduduk 4.746 jiwa, terdiri atas 2.326 laki-laki dan 2.420 perempuan. Wilayah administrasinya saat itu terbagi menjadi 6 RW dan 18 RT.

Sebagai pembanding, data kependudukan tahun 2023 yang dipublikasikan dalam penelitian dengan merujuk BPS Kabupaten Sidoarjo mencatat penduduk Desa Ngaban sebanyak 4.843 jiwa.

Angka tersebut dapat digunakan sebagai referensi historis, tetapi jumlah penduduk terbaru perlu dikonfirmasi melalui data administrasi kependudukan Pemerintah Desa Ngaban atau publikasi resmi BPS terbaru.

6. Kondisi Sosial dan Mata Pencaharian

Masyarakat Desa Ngaban memiliki latar belakang pekerjaan yang beragam. Berdasarkan makalah, mata pencaharian masyarakat meliputi:

  • Perdagangan dan wiraswasta, antara lain pemilik toko kelontong, pedagang makanan, buah, dan sayuran.

  • Sektor swasta dan industri, termasuk pekerja pabrik dan buruh.

  • Pertanian, khususnya kegiatan bercocok tanam dan pengelolaan lahan persawahan.

  • Pertukangan dan jasa, yang turut mendukung kegiatan ekonomi lokal.

  • Pegawai negeri dan anggota TNI, sebagai bagian dari keragaman profesi penduduk.

Dalam data historis pada makalah, kelompok wiraswasta atau pedagang tercatat sebanyak 813 orang, pertukangan 343 orang, petani 215 orang, PNS 116 orang, dan ABRI 43 orang. Jumlah tersebut menggambarkan kondisi pada masa penelitian, bukan komposisi mata pencaharian penduduk saat ini.

7. Potensi Ekonomi dan Unggulan Desa

Syahdu, Sarapan Nasi Pecel Warung Gubuk View Persawahan di Sidoarjo
 
 
 
Lahan Pertanian di Tanggulangin Kurang Air, Wabup Subandi Minta Dinas Terkait Atasi Kekeringan di Sidoarjo - TIMES Indonesia
 
 
 
Produk "Kafa" Toko Sembako Murah | Shopee Indonesia
 
7. Desa Ngaban mempunyai potensi ekonomi yang bersumber dari perdagangan, pertanian, dan usaha masyarakat. Pasar Ngaban menjadi salah satu unsur penting dalam aktivitas ekonomi desa karena melayani kebutuhan warga setempat maupun masyarakat dari wilayah sekitarnya.

Selain perdagangan, lahan pertanian menjadi sumber penghidupan bagi sebagian masyarakat. Pengembangan pertanian dapat diarahkan pada peningkatan produktivitas, perbaikan saluran irigasi, penguatan kelompok tani, dan peningkatan nilai jual hasil panen.

Sementara itu, keberadaan toko kelontong dan usaha mikro merupakan bagian dari ekonomi kerakyatan yang perlu diperkuat. Makalah menyoroti tantangan persaingan antara pedagang kecil dan ritel modern. Kondisi tersebut dapat menjadi dasar untuk mengembangkan program pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas pelayanan, pemasaran digital, serta penguatan daya saing produk lokal.

8. Kondisi Pendidikan, Kesehatan, dan Keagamaan

Makalah menggambarkan bahwa Desa Ngaban mempunyai fasilitas pendidikan formal yang meliputi taman kanak-kanak, sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah, sekolah menengah pertama atau madrasah tsanawiyah, serta sekolah menengah atas atau kejuruan.

Dalam data penelitian tersebut, sarana pendidikan terdiri atas 2 TK, 3 SD/MI, 2 SMP/MTs, dan 1 SMA/SMK. Data ini perlu diperbarui apabila akan digunakan sebagai inventaris fasilitas desa saat ini.

Pada bidang kesehatan, makalah mencatat adanya kegiatan pelayanan ibu dan anak melalui posyandu serta pelayanan kebidanan. Adapun untuk sarana keagamaan, masyarakat digambarkan aktif mengikuti kegiatan keislaman seperti yasinan, tahlilan, diba'an, dan istighosah. Data historisnya mencatat 4 masjid dan 24 musala.

Kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan keagamaan tersebut merupakan bagian dari modal sosial desa yang berpotensi mendukung pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

9. Sejarah dan Asal-Usul Desa

Makalah turut memuat cerita rakyat mengenai asal-usul Desa Ngaban yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu tokoh yang disebut dalam cerita tersebut adalah Mbah Buyut Jumali, yang memiliki nama asli Makhalli dan dipercaya sebagai tokoh yang membuka lahan untuk permukiman serta pertanian.

Kisah tersebut merupakan bagian dari tradisi lisan masyarakat yang dapat menjadi bahan dokumentasi sejarah lokal. Namun, keterangan mengenai tokoh dan asal-usul desa sebaiknya dipahami sebagai cerita turun-temurun, kecuali telah didukung oleh arsip sejarah atau sumber dokumenter lainnya.

10. Arah Pengembangan Potensi Desa

Berdasarkan karakteristik wilayah dan kondisi sosial-ekonomi yang digambarkan dalam makalah, beberapa arah pengembangan yang relevan bagi Desa Ngaban meliputi:

  1. Penguatan UMKM dan perdagangan lokal melalui pendampingan usaha, pemasaran digital, dan peningkatan kualitas produk.

  2. Peningkatan produktivitas pertanian melalui perbaikan irigasi, pendampingan kelompok tani, dan penguatan akses pemasaran hasil panen.

  3. Peningkatan infrastruktur desa, khususnya jalan lingkungan, drainase, serta sarana pendukung kegiatan ekonomi dan pelayanan masyarakat.

  4. Pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan generasi muda.

  5. Peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan desa melalui administrasi yang tertib, keterbukaan informasi, dan pemanfaatan teknologi digital.

Arah pengembangan tersebut merupakan rekomendasi berdasarkan potensi dan tantangan yang tercantum dalam makalah, bukan pernyataan mengenai program resmi Pemerintah Desa Ngaban yang sedang berjalan.

 

11. Ringkasan Data Profil Desa Ngaban

 

Lokasi administratif

Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur

Luas wilayah

Sekitar 88 hektare menurut BPS 2023; terdapat perbedaan dengan dokumen desa dan makalah lain yang perlu diverifikasi.

 

Jumlah penduduk

4.843 jiwa pada 2023, berdasarkan publikasi penelitian yang mengutip BPS.

 

Potensi utama

Perdagangan, Pasar Ngaban, UMKM, pertanian, pertukangan, dan jasa.

 

https://www.youtube.com/watch?v=68xbhieSqu8

Video Profil Desa Ngaban

Saksikan video untuk mengenal lebih dekat Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Tonton video melalui YouTube

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan